TANGAN
Karya : Anindita Sekarsari P, siswa SMA Cendana Pekanbaru
Potongan pertama
dan ia nelangsa
Jari anak adamyang kejam
Yang patut dirajam
Potongan kedua
Dan ia makin murka
Tak kenal kasta tak kenal siapa
Tak kenal kapan ia gila
Telinganya mati
Dan kau pikir doamu didengar lagi?
Di tengah serunya terselip lara
terlambat isaknya
Memelukmu lama
Kau baik saja?
Kata itu harapnya
Tapi sirna
Sadarlah hamba
kalian maknanya
Tidakkah jera menepukmu pelan?
Tidakkah iba membangunkan?
Tidakkah hina melenyapkan?
Ketahuilah
Potongan ketiga
Dan ini waktunya binasa
PAGI DI PUNCAK TERATAS
Karya : Syifa Alisya, siswa SMA Cendana Pekanbaru
Menapak
Hamparan luas
Serat-serat awan
Memayungi puncak-puncak
Mentari menembus di antara
Memantul menyemburkan semburatnya
Merah remang
Tak terungkapkan
Penciptaku
Inilah hadiah terindah
Hadiah terindah
Bagi diri dan jiwa
Cukup bagi hidupku
Tuk menikmati Karya-karya-Mu
Sungguh baik nian Engkau padaku
Ku yakin
Dikau semua
Rasakan juga indahnya
Oh, kuyakin
Namun, dikau kerap tak mau berbuat lebih
Demi kelangsungan indahnya
SEBENTAR LAGI
Karya : Stella Elysia A, siswa SMA Cendana Pekanbaru
Bagian dirinya yang diambil terus-menerus
Diambil tanpa bersalah
Banyak manusia yang beralih muka
Ada juga yang menyebut diujung lidah
Mau sampai kapan?
Sampai kapan kita akan sadar
Sadar akan keindahan yang selalu kita rusak
Dia sudah merana
Karena kita semena-mena
Ingat, waktu kita tidak banyak
Sebelum keidahnnya sirna
Dan dia tutup usia
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai Kritik Resensi, Peristiwa Budaya dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com