Ingin kubungkam angkara
Menyumbatnya dengan aksara
Melumatnya dengan sumpah serapah tak berjeda
Biar menukik tunak di jantung merahnya
Agar merasa yang dirasa
Pada luka tak berdarah
Tersayat, tersiat-siat parah
Perih di atas dalih-dalih
Terkecap pedih.
Tapi, tak cukup aksara!!
Angkara meraja hingga Dia murka!!
Puih!!