Bunda, Kurindu Engkau Sepenuh Jiwa
Bunda, engkau laksana lentera
Tetes peluhmu iringi hadirku di dunia
Tutur teduhmu menjelma
sebagai penyemangat jiwa
Senyum tulusmu, membasuh luka
Tapak kakimu menjejak sebagai pahlawan hidupku
Rapal doamu melingkup di segala bentang asaku
Jalan indah yang kini kutempuh terbentang
atas takdir terindahNya,
atas doa yang tak lelah engkau langitkan,
atas nama kasih-cintamu
nan luas tak berbatas
Manakala kau tak ada,
Tak akan ada aku di tengah semesta
Bunda, sungguh, kaulah s e g a l a
Sosokmu nan bersahaja
tak tergantikan oleh siapa jua
Untuk selalu mendekapku dalam cinta
Bunda, aku merindumu sepenuh jiwa
Malang, 17 Desember 2025
Mak, Kurindu Engkau Teriak
Mak, masih ingatkah
Saat engkau berteriak
di dekat pohon jarak
Meski tampak berserak
Tak pernah kaulempar biji jarak
ke arahku yang riang di air beriak
Kembali engkau berteriak
saat ku tak jua beranjak
dari tempat bermain bersama anak-anak
Aku pun bermuka masam sembari beranjak
Mak, kumasih ingat
Saat engkau berteriak,
Menahan marah bercampur rasa bergolak
Dan kini,
Tak pernah lagi engkau berteriak
Semenjak dunia kita terentang jarak
Entah beratus, beribu, atau berjuta jarak
Dariku,
yang merindukanmu
Malang, 19 Desember 2025
Dhafit RI lahir di Blitar 17 Oktober. Lulusan IKIP Malang dan UIN Maliki Malang ini memiliki hobi filateli dan literasi. Prestasi yang pernah diraih: Juara I Baca Cerita Guru IKIP Budi Utomo, Guru Favorit Radar Malang, Guru Berani Menginspirasi Erlangga Tk. Nasional 2018, Juara I Cipta Puisi Nusantara 2024: Bestari “Doa untuk Palestina”, dan 10 besar Anugerah COMPETER Indonesia (ACI) 2025. Ia termasuk peserta yang lolos 36 besar Anugerah COMPETER Indonesia 2026, sebuah ajang sastra yang pemenangnya akan diumumkan 1 Januari 2026 mendatang.