Segelas Kopi Di Kereta Api: Puisi Massittisya

Segelas kopi di kereta api,
Menerima ada di masa yang tak biasa
Mengalah pada angin yang membius mata
Membunuh waktu di atas batas ingin yang tersisa.
Memberi energi di aromanya yang masih sama

Segelas kopi di kereta api
Menggeliat dalam sepenggal masa
Menjadikannya ada dalam setiap halaman yang terbaca
Mengabarkan pesan setia
pada hamparan sawah di luar jendela
Ketika stasiun berikutnya menyapa

Segelas kopi di kereta api
Menghadirkan cerita berjelaga
Tentang pahit yang melekat
Tentang hitam yang pekat
Tentang gula yang tak berasa,
tapi kantuk tak lagi tersisa

Segelas kopi di kereta api
Menyisakan teguk yang tiba-tiba berasa
Ternyata manis tidak melulu karena gula
Senja merangkak menghadirkan rasa yang dipinta
Melambaikan pesan perpisahan
pada mentari dalam sisa-sisa cahaya
Menyapa Jogyakarta ketika rembulan mengambang

(dalam kereta menuju Jogyakarta, 06 Agustus 2023)

Comments (0)
Add Comment