Selapak Lidah: Puisi Wahyu Mualli Bone

Dinding dinding daging pentaskan napas
Juga tulang menyangga
Sangka siapa
Luahan buih bibir membuah bantah
Tak jera kalah kilah arahkan gugah, guguh tiru biru langit sepadan hijau tanah

Merah darah menyulang putih
Curahan muda-mudi sampai akal
Timbangan jelang
Timbunan belang
Tekanan jalang
Tebusan bulang berbilang-bilang langsat luar

Menyusul jeda
Lambaian gubah raga
Lantunan tarik lidah
Sampahkah sumpahkah sewajan wajar meramu bumbu pahit getir ke manis asam asin selapak lidah, pangkal ujung tengah

Buih bibir buah baru tuju bunga memutik akar
Jelang muda berbenah pagar bungkuk bengkokan pakat lidah raga tak raga

Pekanbaru, 29 Oktober 2024

 

Comments (0)
Add Comment