Bilaku berdiam di detak waktu, hanya engkau yang tahu apa di dalam pikirku
Bilaku bernyanyi di desir angin, hanya engkau yang mengerti senandungku
Bilaku sematkan harap di mentari pagi, hanya engkau yang sungguh paham apa yang bergejolak di hati.
Akankah kau diamkan waktuku dalam sebuah detak?
Tanpa kau ingin tahu apa dalam pikirku?
Akankah kau tepis senandung ku, walau angin menyanyikan dalam desirnya?
Sungguh kau tega berpura payung kan mentari pagi tuk ingkari apa yang bergejolak di hati ini.
Pekanbaru, 01012020
Yurattia Yudian, anggota FLP Pekanbaru.