Suatu Hari Kelak: Puisi Dian Riasari

Di antara ribuan tangan manusia
tulang-tulang tangan kita kian lapuk
sedari muda menyemai benih
meski kadang penuh rintih

Di tanah tandus
setitik air begitu dirindukan
akar-akar bertualang di kedalaman
apa yang bisa tangan kita lakukan
selain menadah embun
diiringi rajutan doa panjang

Suatu hari kelak
kita akan dapati
hijau berdamai dengan rintik hujan
di tanah yang lapang
dan kita dimanjakan
oleh apa-apa yang pernah
kita berikan.

Malang, 29 November 2023

Dian Riasari, berdomisili di Kota Malang, Jatim. Beberapa karya puisi dan cerpennya dimuat di media online dan cetak, seperti: Harian Bhirawa, Ngebut Kata, Kabaran, Lenggok Media, Tiras Times, ngewiyak.com, Riau Sastra, Negeri Kertas, Dermaga Sastra, Jurnal Tinta, Pahatan Sastra, Kompasiana, faktakepri.com, penaterbang.com, FB KOPIP, IG KKR Bali. Bergabung di komunitas Alumni Asqa Imagination School (AIS) dan Community Pena Terbang (COMPETER).

Comments (0)
Add Comment