MAHA SASTRA
adakah yang menciptakan keindahan
kecuali hanya untuk ciptaanNya itu sendiri?
aku ingin seperti-Nya
PENCIPTA yang berkarya tanpa butuh
sebab hanya Diri-Nya tempat bergantung
aku ingin seperti-Nya
berkarya tanpa memikirkan cemoohan para-para kafir!
tak perduli pula perintah para-para munafik!
juga tak serta merta menuruti harapan para kekasih-Nya yang beriman
karena diri-Nya MAHA MENGETAHUI makna,imajinasi, goresan dan warna apa yang terindah untuk kebahagiaan karya-Nya itu sendiri
aku karyamu MAHA ANGGUN!
maka jadilah
lalu jadilah!
aku tak mungkin melampauimu
sebab mereka menyebutku “dirinya” tanpa ada huruf N besar diantaranya
wahai ENGKAU yang melukisku dalam raga
sungguh tak sanggup ku tuliskan karya ku dengan huruf kapital
ku mohon
teruntuk aku dengan segala huruf kecilku dalam karya indahMU
ku mohon jangan ada setetes megalomania menyerang qolbuku
sebab kau MAHA MENGETAHUI
bahwa melodi-melodi indah bukan keluar dari lubang-lubang seruling
tapi qolbu sang peniup seruling
wahai MAHA PENCiPTA ku
-aku hanya ingin karya ku hidup sebagaimana aku-
Pekanbaru,10 Dzulhijjah 1444 Hijriyah.
Muhammad Farhan Afrian, lahir 19 April 2002 berdomisili di Pekanbaru