Tuhan Qurban kan Aku Menjadi Pena Mu: Puisi Muhammad Farhan Afrian

86

MAHA SASTRA
adakah yang menciptakan keindahan
kecuali hanya untuk ciptaanNya itu sendiri?

aku ingin seperti-Nya
PENCIPTA yang berkarya tanpa butuh
sebab hanya Diri-Nya tempat bergantung

aku ingin seperti-Nya
berkarya tanpa memikirkan cemoohan para-para kafir!
tak perduli pula perintah para-para munafik!
juga tak serta merta menuruti harapan para kekasih-Nya yang beriman
karena diri-Nya MAHA MENGETAHUI makna,imajinasi, goresan dan warna apa yang terindah untuk kebahagiaan karya-Nya itu sendiri

aku karyamu MAHA ANGGUN!
maka jadilah
lalu jadilah!
aku tak mungkin melampauimu
sebab mereka menyebutku “dirinya” tanpa ada huruf N besar diantaranya

wahai ENGKAU yang melukisku dalam raga
sungguh tak sanggup ku tuliskan karya ku dengan huruf kapital

Tulisan Terkait

Sedekah Ponan: Puisi Uleceny

ku mohon
teruntuk aku dengan segala huruf kecilku dalam karya indahMU
ku mohon jangan ada setetes megalomania menyerang qolbuku

sebab kau MAHA MENGETAHUI
bahwa melodi-melodi indah bukan keluar dari lubang-lubang seruling
tapi qolbu sang peniup seruling

wahai MAHA PENCiPTA ku
-aku hanya ingin karya ku hidup sebagaimana aku-

Pekanbaru,10 Dzulhijjah 1444 Hijriyah.

Muhammad Farhan Afrian, lahir 19 April 2002 berdomisili di Pekanbaru

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan