Pedih Dalam Hujan | Cermin : Nova Suryani

PEDIH DALAM HUJAN

Dari jendela kulihat hujan turun. Aku merasa senang karena memang sudah beberapa hari ini debu sudah memenuhi rongga dada. Aku pun berjalan ke luar untuk menikmati rintik hujan itu tapi mataku terpana dengan sekelebat bayangan. Ya … itu adalah bayanganmu. 

Seketika ingatanku pun berjalan melawati lorong waktu yang telah berlalu dimana kepedihan itu terjadi. Saat kamu pergi meninggalkanku tanpa kata dalam rintik air hujan. 

Aku pun tersadar oleh gelegar suara petir dan aku pun menyadari bayanganmu pun menghilang meninggalkanku tuk kedua kalinya dalam rintik air hujan.

Batam, 31/12/22

Nova Suryani, Guru SMA N 3 Batam

Comments (0)
Add Comment