Anyaman Keranjang Rotan: Puisi Imma Soekoto

366

Kuamati jemari keriputmu
memilin
menekuk
menjalin dan menganyam
batang rotan muda
jadi keranjang.

Hey!
kulihat sesekali
jemarimu merenggangkan anyaman
di sana
di sini

Mata tuamu berlabuh di mataku
Senyum keriputmu tersungging
lebar
Kuingin
ada udara lebih banyak masuk ke dalam
dari sini
dari sana
agar buah-buahku nyaman bernapas
Katamu.

Asiknya jadi penganyam keranjang rotan
Boleh melonggarkan
Boleh di sana
Boleh di sini
Boleh merapatkan
Boleh di atas
Boleh di bawah

Berita Lainnya

Arsenal Kalah Di Laga Pertama

Pengayam hukum pun

Rapatkan anyamanmu saja
Biar tak mendesir masuk udara busuk korupsi

Bekasi, 12 November 2023

Imma Soekoto adalah nama pena dari Isma BK. Lahir di Jakarta 63 tahun yang lalu. Ia meraih S1 dari Universitas Indonesia, Fakultas Sastra Belanda tahun 1986. Puisi pertamanya adalah tiga bait puisi cinta yang tergores saat ia jatuh cinta pada seorang dosen yang kemudian menjadi suaminya. Senandika adalah buku antologi puisinya yang pertama, dicetak tahun 2023, dengan ilustrasi sampul yang digambarnya sendiri.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan