Sejarah yang Belum Selesai: Catatan Cak AT
Tokyo, menjelang akhir Oktober. Kota itu menyambut ribuan orang yang datang dengan satu…
MoU Bertinta Merah: Cerpen Hendrizon
Musim politik pemilihan kepala daerah hampir saja sudah dapat dipastikan siapa…
Bahasa, Sastra, dan Pancang Persatuan: oleh Suseno
Peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak monumental dalam sejarah…
Sedekah Ponan: Puisi Uleceny
Menyusuri jalan ke arah timur Sumbawa
tiga desa menyambut musim basah
musim menanam…
MoU Bertinta Merah: Puisi Hendrizon
Ku semai benih dengan bismillah
Berharap jiwa tiada yang terluka
Namun doaku seketika…
Pantai Jetis Purworejo: Puisi Hera
menyaksikan luas lautan
angin berembus
dengan kicauan burung berdendang
dari Desa…
Politik Bahasa dan Undang-undang Bahasa: Catatan Shafwan Hadi Umry
Pengaturan masalah kebahasaan dalam bahasa Indonesia yang kompleks ini perlu kembali…
“Candi Arjuna” Rahim Kabut: Puisi Sekar Hartono
Pagi merangkak
dari rahim kabut.
Di punggung Dieng,
batu-batu menua
tanpa pernah…
Dua Sastrawan Riau Baca Puisi pada Iven Dari Negeri Poci ‘Mozaik’ di Ruang Paripurna…
TEGAL – TIRASTIMES: Dua sastrawan Riau masing-masing Dr. M. Husnu Abadi, M.Hum dan Dr.…
Lingkaran Retropeksi: Puisi Amanda Amalia Putri
dibalik keindahan bunga terakhir aku melihat hal-hal yang berulang
mereka tumbuh…
“BAROKAH” Nilai yang Hilang dari Kehidupan Modern: Catatan Shamsi Ali Al-Nuyorki
Sungguh sebuah kemuliaan, Allah telah memberikan hidayah yang dengannya kita dapat…
Setelah TKA, Lantas Mengapa?: Catatan Bambang Kariyawan Ys.
Pemerintah melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan…
Puisi-Puisi Chamda
Aku Bukanlah Tempat Pulang
Aku adalah rumahmu
Tempat menempa segala rasa
Aku adalah…
Memberitakan Air Mata: Cerpen Gusti Trisno
Tatapan matanya menyiratkan arti lain yang tersembunyi. Aku tak lagi merasakan getaran itu…
Puisi Wirja Taufan: Catatan Shafwan Hadi Umry
Saat Pagi
Dari baja dan beton, sidik jari berhamburan dalam mimpiku
Menghidupkan kembali…