Lalu: Puisi Wahyu Mualli Bone

134

Satu hari yang lalu terasa bertahun. Alur maju mundur ikut tugu ingat dan tata papar.

Sudah pukul berapa sekarang, pukul saja jam-jam yang ada biar musnah, waktu tak pernah berpaling, waktu bicara pantang mengulang lalu melintas lalu-lalang tak menjenguk arah pulang.

Tulisan Terkait

Puisi-Puisi Qinoy

Rujukan pulang beralur maju.

Pekanbaru, 5 Desember 2023

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan