ketika petang Jalan Sudirman di Simpang Lima
ia memesan bahagia dari Kota Palembang
masih meracik angan atas nama
melawan ragu dilipat cemburu
ada cinta, katanya tersirat
tanpa ucap, hanya diam sesaat
jika boleh sapa ulangi janji
ia hanya ingin didekap sepenuh hati
simpul teduh si empunya cerita
selalu saja merapalkan ingat
bahwa esok selalu punya cara melipat rasa
pada ujung ikrar berakhir akad
sayang
tulusku lengkapi sujudmu
ia beriring seizin-NYA
hingga tenggang waktu di lafazkan.
Balai Panjang, 20 April 2026
Omanno. Lelaki kelahiran Bandar Lampung ini mulai serius menulis mulai 2024. Baginya, menulis puisi selain hobi juga healing untuk kedamaian hati. Buku perdananya Kumpulan Puisi Prosa 2026 (Fortuna Publisher) . Saat ini aktif di Kelas puisi Thata Sastra Batch 19. Karya-karyanya yang telah terbit berupa antologi puisi dan cerpen. Anda dapat menghubungi di FB @Omanno.