Skenario Skena: Puisi Wahyu Mualli Bone

71

Tahun itu matahari menjadi bulan
Tahun itu mata air menjadi api
Tahun itu mata kaki menjadi bara
Tahun itu mata kepala menjadi lampu
Tahun itu mata-mata menjadi lumut
Tahun itu mata dada menjadi-jadi
Tahun itu mata tinta menjadi saksi

Satu ditambah sembilan ditambah empat
Tambah di bawah satu atau tambah di atas satu

Perlahan sampai dua ditambah bawahan atau atasan satuan
Tiga kali tambah yang begituan

Tuan Tuan
Puan Puan
Tua muda

Tuan Tuan
Puan Puan
Tua muda
Tentu penyandang segala isi badan dari kepala, dada, perut sampai kuku kaki

Mata tinta menurut isi kepala ke tangan
Searus isi dada perut
Termaktublah sebuah kisah klasik, mengusik, asik
Non alasan klasik

Menarik gunung-gunung
Menampi gurun-gurun
Menakik air-air
Menyulam bara-bara
Melebur kayu-kayu
Mendulang angin-angin
Lalu membentur, terbang jauh kemana suka
Sampai ke sini

Sekarang apa, siapa, lima W satu H

Skenario Skena
Merambah bulan bulan dalam matahari, menjadi apa
Menjadi api, jadi bara, jadi lampu, jadi lumut, menjadi-jadi, jadi saksi
Terjalin dalam salinan
Dari mata, dari daun telinga, dari rasa
Ditangkap kepala
Turun ke dada
Turun ke tangan
Jalanlah tinta
Lalu Maya
Bukan mayat

Skenario Skena
Tahun itu
Tahun ini
Kala itu
Ala kini

Batang Duku-Bengkalis, 9 Desember 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan