Puisi-Puisi Suseno

8

Hujan dan Bisik Langit

Langit membuka peti kemilau
Menabur benih di hamparan bumi
Daun yang luruh kembali ke pangkal
Tanah dahaga mengecup wangi

Bukan sekadar air yang menitis
Melainkan rahmat dari Arasy-Nya
Menyiram kalbu yang lama meranggas
Menyalakan harap di relung jiwa

Setiap titis membawa sabda
Bisik janji Tuhan Maha Segala
Yang gersang kembali berbunga
Yang lara beroleh teduh-Nya

Syukur kupanjat, wahai Rabbul ‘Alamin
Atas rahmat-Mu yang tiada bertepi.

Tulisan Terkait

Bik Linot: Cerpen Syabaharza

Berita Lainnya

Bengkalis, 22 September 2026

Nirmala Mustika

Nirmala cahaya bersemayam di bumantara
Irama serunai bergaung di balairung
Rembulan mengintip di balik awan
Mahligai adat teguh bersendi syarak
Alam Melayu bertabur pantun dan petuah
Lembut santun menjadi pakaian marwah
Adat dijunjung, pusaka dipelihara

Mutiara budi berkilau di hati
Untaian gurindam menjadi suluh diri
Selendang sutra mengalun ditiup bayu
Tanjak bertatah lambang daulat dan marwah
Indah bahasa sehalus kuntum melur
Kasturi semerbak di laman negeri
Akhirnya Melayu tetap menjadi mustika

Bengkalis, 25 September 2026

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan