Kategori Pencarian
Budaya
Menyemai Harap: Puisi Bunda Swanti
Untuk sesaat saja, duduklah di sini jangan pergi sebelum sisa embun menguap karena mentari…
Jalan Kembali ke UUD 1945: Catatan Cak AT
Presiden Prabowo Subianto kini menempati kursi nyaman Istana Negara, lengkap dengan…
Kita Bangsa Dermawan: Catatan Cak AT
Bayangkan sebuah negeri di mana beramal adalah aktivitas sehari-hari yang hampir setara…
Rentang Ketidakpastian: Catatan AT
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selalu menjadi ajang pertempuran politik yang penuh…
Paling Cepat, Paling Akurat: Catatan Cak AT
Di hari yang tenang, setelah hiruk-pikuk kampanye, TPS menjadi panggung besar jutaan warga…
Doa di Kotak Suara: Catatan Cak AT
Sebuah video dari seorang kyai mencuri perhatian di TikTok @ngaji.ngabdii. Duduk tenang di…
Seniman pun Bisa Menjadi Presiden: Catatan Bersihar Lubis
Siapakah gerangan kaum intelektual? Shafwan Hadi Umry mencuplik budayawan Ignas Kleden,…
Elemen X: Catatan Cak AT
Dalam hiruk-pikuk politik, masyarakat Jakarta, seperti di kota-kota lain, pun bersiap…
Alasan Anies: Catatan Cak AT
Siapa yang menyangka, panggung politik Indonesia kembali menyuguhkan lakon komedi penuh…
Golongan Tembus Pandang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Disebut Golongan tertentu
Masuk di latar zat Tila
Talang tulang tiang tiang usung bandar…
Mau Enggak, Nurut?: Catatan Cak AT
Pagi itu, 26 Agustus 2024, udara Jakarta cerah namun gerah. Tepat pukul 11.45, Anies…
Di Bandara Kairo: Puisi Hening Wicara
Di ruang tunggu bandara Kairo
Rinduku menggumpal
Seperti arakan awan tebal
Yang membuat…
Media-Demokrasi: Catatan Cak AT
Helmut Schmidt, anda pernah kenal dia. Sang negarawan tua Jerman yang juga penerbit Die…
Langit, Bumi Pesta Cinta (Ytc.Bang–Abah, Kepak Sayap dan Napas): Puisi Dienullah Rayes
Salam humanis yang manis
dua titik membuat garis
garis horisontal arah dermaga pelangi…
Inya ke Inya: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sama warna tu
Ujung ke ujung rambut ke kuku
Kadang tersangkut sikut tak laku
Lain-lain…