Menyemai Harap: Puisi Bunda Swanti

48

Untuk sesaat saja, duduklah di sini jangan pergi sebelum sisa embun menguap karena mentari

Mari sama kita buka rak-rak biru yang pernah tersusun di atas awan
yang mendulang gumpalan hitam kemudian merintik hujan

Bukankah semua pesan telah tertulis di atas kaca air dalam derasnya gerimis, kecil dan dingin

Jangan pelihara badai di matamu, jangan biarkan halilintar menghardik secuil asa.
Semailah semua permohonan di batang-batang pematang tanah basah, agar bertunas segala pinta

Rokan Hilir, 12 November 2024

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan