Sesap hangat bau biji hitam
Tutup hidung senja kala hinggap
Segar tubuh sedia imajinasi
Perempuan-perempuan sawah menebar benih di ujung bulan
Jatuh kembali pada kopi yang tak pernah hilang
Ingatan tajam
Sukowiyono, Juli 2024
Muslih Marju, penyair yang lahir di Bangkalan tanggal 15 Januari 1988. Aktifitas mengajar di Komunitas Sastra bernama Malam Sastra Tulungagung. Terhimpun karya antologi Puisi (Tunggal) “Perjalanan Cahaya Malam” Penerbit Nizamia (cetakan I, 2016, dan pernah dimuat di Media Indonesia, Rakyat Sumbar, Koran Madura, Buletin FSB Jejak dan bloggertulungagung.com.