Mengenal Fikayo Tomori, Bek Belia Inggris Calon Pesaing Simon Kjaer di AC Milan

JAKARTA – TIRASTIMES || Mengenal lebih dekat Fikayo Tomori, bek belia Chelsea asal Inggris yang jadi sasaran raksasa Liga Italia, AC Milan, di bursa transfer musim dingin.  

AC Milan tengah menyiapkan siasat untuk bisa mendatangkan bintang muda terbuang Chelsea di bursa transfer musim dingin bulan Januari ini.

Bintang muda yang disia-siakan oleh Chelsea tersebut menjadi opsi alternatif AC Milan andaikata mereka gagal mendatangkan Mohamed Simakan sebagai target transfer utama di jendela transfer periode ini.

Laporan dari The Guardian menyebutkan jika AC Milan tengah menyiapkan proposal peminjaman untuk Fikayo Tomori hingga akhir musim 2020/21 nanti.

Bintang muda yang disia-siakan oleh Chelsea tersebut menjadi opsi alternatif AC Milan andaikata mereka gagal mendatangkan Mohamed Simakan sebagai target transfer utama di jendela transfer periode ini.

Laporan dari The Guardian menyebutkan jika AC Milan tengah menyiapkan proposal peminjaman untuk Fikayo Tomori hingga akhir musim 2020/21 nanti.

Proposal tersebut tampaknya bakal diterima oleh Chelsea mengingat mereka telah memiliki lima nama yang bisa bermain sebagai bek tengah, posisi yang juga ditempat oleh Tomori.

Kegagalan menjual Antonio Rudiger dan kedatangan Thiago Silva di bursa transfer musim panas kemarin menjadi alasan mengapa lini belakang Chelsea menjadi sangat padat persaingan saat ini.

Sebelumnya, Tomori juga berhasil menarik perhatian West Ham United. Namun, penawaran dari The Hammers diketahui ditolak oleh bek berusia 23 tahun tersebut menyusul tak adanya jaminan untuk bermain reguler di tim utama.

Rennes, Leeds United, Newcastle United, dan Everton juga dikabarkan tertarik mendatangkan dirinya. Namun hingga artikel ini diturunkan, belum ada penawaran resmi yang datang dari keempat klub tersebut.

Kedatangan Fikayo Tomori ke AC Milan disebut-sebut bakal membuat skuad asuhan Stefano Pioli tak perlu lagi merisaukan masalah kedalaman skuat khususnya di lini belakang. 

Musim ini Milan memang tengah terpukul oleh badai cedera. Salah satu yang krusial adalah saat mereka kehilangan Simon Kjaer akhir tahun lalu. (jns/ids)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan