Pantun Safarida

100

Minum jamu di pohon jambu
Pak Somat pecinya berkarat
Hanya doamu harapku ibu
Agar selamat dunia akhirat

Gulai paku di atas tepak
Tepak diampu di ladang padi
Maafkan diriku ibu bapak
Belum mampu membalas budi

Kata Dinda anak Mak Leha
Jangan disentuh ikan gurami
Apa tanda istri soleha
Tunduk dan patuh pada suami

Tulisan Terkait

Pergi ke banda sumur zam-zam
Membawa lampu kelipnya maya
Pesan bunda untukmu Azzam
Jangan tertipu nikmat dunia

Adik Sari main kecebong
Tidur nyenyak di bangku taman
Jauhkan diri dari sombong
Agar banyak mendapat teman

Songket ditenun memakai arit
Aritnya baru dari Sulawesi
Habibie dan Ainun film favorit
Kisahnya haru penuh inspirasi

Safarida. Buku puisi tunggalnya berjudul “Layar Jingga” terbit pada tahun 2020.  Pernah terlibat dalam buku Antologi Puisi Kemanusian yang berjudul “Ketika Corona Menyapa” (2020) dan buku kumpulan puisi yang mengisahkan tentang hujan dengan judul buku “Si Kelabu Penuh Rasa” (2021).

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan

1 Komentar
  1. Elje story mengatakan

    Asikkk pantunya kak Safarida 😍😍😍