Ladong di Lamun Rindu: Puisi Daris Kandadestra

123

Ladong, Tujuh Belas Tahun yang lalu.
Cerita kita
Menapak di bumi Nangroe

Ladong memanggil
Kita berlari di debur ombaknya
Di Indrapatra
Menyambut malam dengan bintang gemerlap di atasnya.
Tidur di bawah langit-Nya.
Meunasa damai dalam lantunan dzikir

Senyum ramah Aneuk Agam
Menghapus gundah gulana
Tertunduk Inong menahan pandang
Menggelayut senyuman penuh arti

Bieng tersenyum dalam jala.
Canda tawa renyahmu kawan
Dalam ikatan persahabatan kian hari kian dalam.

Berita Lainnya

Kembali Pra Neanderthal

Semerbak aroma kupie berbaur dengan gelak tawa
Di warong Geucik
Sembari menonton acara televisi
Cerita kita mula bersemi

Ayahwa
Cutwa
Dek gamku
Maafkan cut bang
Tak pernah lagi kita bersua

Ladong lon sayang
Haba geut?

Tuah Madani, 6 Agustus 2023

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan