Pelita Ilmu: Puisi Hajriah RE

71

Mentari baru saja terbit, perjalanan ditempuh
Jarak dan waktu dilalui, tiada keluh
Senyum senantiasa terukir, salam sapa menyambut
Langkah pasti, cermin percaya diri

Setiap usahamu, ladang pahala
Dalam katamu, ada doa terselip
Tiada lelah nasihat diperdengar
Tiada lelah doa dilantunkan
Untuk kami, yang terkadang tak mau mendengar

Merangkul kami, bagai anakmu
Berharap kami bisa menatap dunia
Seringkali kecewa nampak di wajah
Namun amarahmu, tak pernah dihamburkan

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Aksara engkau kenalkan, karakter dikuatkan
Laksana bintang hadirmu, kurindu saat malam pekat menjelang
Layaknya mentari, menuntun jalan agar tak tersesat
Menggapai angan harapan masa depan

Apa yang telah kami lakukan?
Terlalu banyak torehan kecewa kami tinggalkan
Air matamu luruh bersama angin, tiada nampak ke permukaan
Terlihat kuat demi kami, senyum ikhlas terpancar

Saat waktu berpisah, kesadaran menyeruak
Sesakkan dada, genang air mata
Maafkan kami yang pernah torehkan luka
Doa kan kupanjatkan, untukmu Pelita ilmu
Sehat dan tetap sabar, tunggulah kesuksesanku

Mataram, 20 November 2024

Hajriah RE adalah nama pena dari Hajriah, S.E. Perempuan berdarah Sasak (Lombok) yang lahir di Dasan Agung, 15 Juli 1974. Menamatkan S1 di Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Mataram pada tahun 1997. Kuliah kembali Akta IV untuk mendapatkan akta mengajar di FKIP Universitas Mataram pada tahun 2002. Saat ini penulis berprofesi sebagai guru ekonomi di SMA Negeri 8 Mataram.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan