Pagi di Jendela Ibu: Puisi Aisyah Putri

21

Cahaya turun pelan
di ambang jendela kayu
debu ikut diam
menyimpan doa yang tertahan

Cangkir teh mengepul
masih hangat oleh tangan ibu
jam dinding berdetak kecil
seperti napas rumah yang tak pergi

Tulisan Terkait

Aku duduk di sudut pagi
mengumpulkan terang yang tersisa
takut lupa
rumah pernah sesederhana ini

Balikpapan, 19 Desember 2025

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan