Pegawai Lapas Mandailing Natal Aniaya Santri Sampai Babak Belur

147

Mandailing Natal,-Viral salah satu media sosial akun facebook. Seorang oknum pegawai lembaga pemasyarakatan ((lapas)  Mandailing  Natal, Propinsi Sumantara Utara tega menganiaya seorang  bocah berumur 14 tahun berinisial SR, pada Senin lalu. (20/9/2021).

Oknum Pegawai Lapas diketahui bernama Derman Gultom seorang  petugas Lapas Mandailing Natal Kelas IA

Didalam vedio berdurasi dua menit,Oknum petugas Lapas bertubing-tubing memukul anak santri Purba di Jalan Lintas Natal-Muara Batang Gadis kabupaten Mandailing Natal,mengakibat korban SR  dibagian wajahnya  babak belur dipukuli oleh oknum ASN Lapas Mandiling Natal.

Berdasarkan informasi yang dikutip Indozone, korban SR bercerita bahwa dia dipukuli oleh oknum Lapas bernama Gultom . Korban SR saat berlibur sekolah di Pasantren Purba ,Ia (korban) diseruh orantuanya untuk pembawa beca bettor ke Bengkel. Saat tiba daerah  tikungan, Becak yang dikendarai  SR tak sengaja, menyenggol mobil Toyota milik Gultom hingga penyok dan SR tersungkur ke jalan

“Saya masuk keparit,bukan ditolongnya. Malah saya dipukulin oleh bapak itu sampai wajah saya berdarah,” Kata SR Korban Penganiayaan

Usai korban  dipukulin oleh Oknum lapas, Warga sekitar tempat kejadian menolang SR . Kemudian korban dibawa rumah sakit terdakat dengan gunakan kendaran becak. Namun ditengah jalan,pelaku menghentikan beca yang dibawa warga untuk masuk ke mobil pelaku.

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Reset Amerika: Catatan Cak AT

“ Saya dimasukan ke mobil milk oknum Lapan,Rupanya bukan dibawa di rumah sakit. Malah di pukul lagi dekat sungai. Dan saya diancam mau dibunuh,Paparnya

Setelah menganiaya SR, Gultom lantas cepat-cepat kabur begitu melihat warga mulai berdatangan ke lokasi penganiayaan.

Sementara itu,Kapolres Mandailing Natal AKBP Horas Tua Silalahi mengatakan, kasus itu kini sudah ditangani oleh pihaknya. Ia meminta seluruh pihak untuk tidak terpancing emosi atas kejadian ini.

“Mohon dukungan kepada semua masyarakat agar situasi tetap kondusif,” kata Horas.

Akibat penganiayaan itu, SR yang merupakan santri di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal itu, mengalami luka-luka di sejumlah bagian wajahnya. Hidung dan pelipis matanya berdarah dan kepalanya harus diperban.

Untuk diketahui, mobil milik Gultom adalah jenis Toyota warna hitam bernomor pelat BK 1583 RK. 

Beberapa saat sebelum dijebloskan ke dalam sel tahanan, Gultom masih sempat merekam wartawan yang merekamnya. (indozone)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan