

Rembulan dan anak bintang menebar cahayanya di dingin malam. Saat dunia terasa penat, kau menemaniku menghitung beberapa domba. Aku berbaring di pahamu yang memikul berat semesta. Tak lupa senandung merdumu mengisi mimpiku.
Saat mentari mulai menampakkan wajahnya. Kau menyiapkan beberapa buah surga, menyuapiku dengan penuh kasih sayang. Aku bahagia saat kereta-kereta kecil membawa muatannya ke lorong mulutku.
Hujan petir membawaku pada ketakutan. Kau memelukku dengan kehangatan Dewi malam, menenangkan isak tangisku. Kenyamanan selalu menyertai usapanmu di rambutku.
Dunia terlalu keras untukku yang mungil dan lembut, tetapi kau membuatku selalu kuat. Mampu menantang tingginya ombak samudera, atau ganasnya puting beliung menyapu rumah warga. Semoga aku bisa membalas kebaikanmu suatu saat nanti.
3 Desember 2021
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com