Ada Warung Kopi Pangku, Tapi Dibongkar Satpol PP.. Dimana ya?

SAMARINDA TIRASTIMES || Warung Kopi pangku yang tidak mempunyai Izin Mendirikan Bangunan akan dilakukan penertiban bahkan akan bahkan akan direncanakan pembongkaran. Warung Kopi Pangku sederhana  dikenal masyarakat adalah tempat prostitusi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda akan kembali melakukan penertiban warung kopi di kawasan perbatasan Jalur Samarinda-Tenggarong.

Bahkan, Satpol PP sudah pernah melakukan penertiban terhadap beberapa bangunan di sana. Dikarenakan bangunannya tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sehingga dianggap liar oleh Pemkot Samarinda.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perundang-Undangan Satpol PP Samarinda Agus Mardani saat ditemui infosatu.co di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Jalan M Yamin, Kamis (26/11/2020).

Jika pemerintah sudah memperbolehkan bertatap muka, maka saya akan naik lagi ke kopi pangku bersama anggota, ungkapnya.

Pihaknya sudah mengantongi data yang berisikan sekitar 56 rumah masuk di wilayah Kota Samarinda, serta 17 rumah akan dibongkar.

Agus menyampaikan bahwa seharusnya pembongkaran dilakukan pada Maret 2020. Namun tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

Kemarin kita sudah berikan waktu satu bulan untuk bongkar, namun sayangnya waktu itu sedang Covid-19. Makanya kita masih menunggu momentum yang pas untuk pembongkaran tersebut. Akhirnya kita beri waktu lama sekali selama beberapa bulan mulai Maret 2020 hingga sekarang sekitar hampir sembilan bulan, jelasnya pada infosatu.co.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya belum bisa ke lokasi untuk melakukan pembongkaran karena menunggu situasi atau kondisi yang memungkinkan.

Kita menunggu keputusan dari wali kota, karena wali kota menyampaikan kondisinya masih zona merah. Intinya kita akan cepat bergerak, katanya

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan