Kategori Pencarian
Perahu Kata
Demagog: Puisi Sapitri Indah
Kita memilih untuk membela(h) diri
Membagi separuh kepada kanan
Separuh lagi kepada kiri…
Ku Lafal Huruf A: Puisi Tantri Subekti
Citra diri mengolah angsara
Dalam lafal huruf A
Dalam sebait huruf
Sepintal jari…
Dulu Kini 7 September: Puisi Bung G
Jika hari ini adalah 7 September
Mentari masih terlelap
Langit pun pekat
Tak ada…
Kabar Umat Terluka: Puisi Firman Wally
hutan gundul
bukit-bukit datar
semacam meja kasir
penjualan lahan
negosiasi perasaan…
Ku Raih Rembulan di Kamboja: Puisi Tantri Subekti
Ku tinggal menjahit jalan
Seperempat abad
Dari sumbu api tak berserat
Meludahi bola…
Musim Sabar: Puisi Firman Wally
musim timur begini ayah
laut kita berantakan
daun-daun dijilat angin
dahan dipatakan…
Benih Akromatopsia: Puisi Denok Ayu Uni Aisandi
sesaat setelah bening matahari menyentuh air mata
aku telah jatuh hati pada pelangi.…
Ambang Bambang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tali sebelum dikerat, masih laku mengikat, Pak catat Nawa Al-Murad, Dukuh dalang dalam…
Selamat Jalan Alamanda: Puisi Wahyu Mualli Bone
Yang beda mata mengarak bicara punggung gelombang, seimbang padang rimbunnya. Tidak raja…
Kunni Jadilah Kamu Kamar Perempuan: Puisi Wahyu Mualli Bone
Bila tidak disebut Kunni, bukan perempuan sangkut pautnya, pastilah Kun jadinya.…
Si Shadiq Dan Si Iman: Puisi Wahyu Mualli Bone
Nama Hari penting disebutkan
Karena nama ada sebab akibat dan perhitungan.
Saat Si…
Mayat Kenangan: Puisi Palito
di hadapan Yang Maha Puisi;
kami tak takut dicabik-cabik kenangan
dipaksa subur di bulan…
Kematian Sepucuk Surat: Puisi Zulfadhli
email email menyisipkan pesan
dalam waktu ringkas serba terhubung
hilang sudah secarik…
Mencintai Mayat: Puisi Palito
tubuh ayah dan ibu terbujur dingin dan kaku,
kedua matanya melotot;
melototi waktu yang…
Titanic: Puisi Yenni Reslaini
seperti hari yang akan terus digandoli ingatan
tidak sekedar romantisme gubahan lirik…