Rantak Bulian: Puisi Septian Akhmadika

129

Gerak menyembah guru di padang
merentak laju searah bergandengan.
dengan tiupan suling yang membuai
Dengan pukulan kulit yang berirama
Perapian, pelepah pinang sebagai mayang
Meracik limau sebagai ubat
Sepasang penari
berlarian menggenggam mayang
Berteriak,
Aaaaaaargh!!!!

Duhai kau,
Dengan sepuluh jari dan satu jiwaku yang utuh.
Jagalah, jagalah talang mamak
Demi gunung, lembah, sungai, dan alam semesta.

Berita Lainnya

Kenduri Puisi, Anjungan Indragiri Hulu, Pekanbaru 12 Agustus 2024

Septian Akhmadika. Kelahiran Kelawat, 7 September 2004. Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga, Semester 5 – Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Bergiat di Sanggar Latah Tuah dan Comunity Pena Terbang (COMPETER).
IG: @septian_akhmadika_ian

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan