Dihadiri FPK Provinsi, FPK Bungaraya Tunjuk Syafrudin sebagai Ketua

BUNGA RAYA – TIRASTIMES || Difasilitasi Camat Bungaraya Kebupaten Siak Provinsi Riau, Amin Soimin, SH, M.Si,  Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Bungaraya resmi terbentuk. Pembentukan organisasi atas amanat Permendagri No 34 Tahun 2006 ini, dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bungaraya,Jumat Sore (20/11/2020).

Forum menunjuk Syafrudin, S.Ag dari IKB Ciayu Maja Kuning sebagai Ketua. Pengurus lainnya Sekretaris dipercayakan kepada Masnijon (IKMR), Wakil Ketua I Jupen Siringgo-ringo (IKBR),Wakil Ketua II Wahyudi (Misuri), Wakil Sekretaris Khairul (IKBS) dan Bendahara Acin Kasno (Tionghoa). Sementara sebagai anggota adalah seluruh Organisasi Paguyuban/Ikatan Keluarga se Kecamatan Bungaraya.Dalam rapat itu juga ditetapkan Camat Bungaraya sebagai Dewan Pembina dan Dewan Penasehat dipercayakan kepada Ketua LAM Kecamatan Bungaraya.

Hadir dalam pembentukan  itu Organisasi Paguyuban/Ikatan Keluarga se Kecamatan Bungaraya. Di antaranya Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Bungaraya, IKB Ciayu Maja Kuning, Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR), Mitra Sunda Riau (Misuri), Perwakilan Masyarakat Tionghoa Bungaraya, IKBS dan lain sebagainya. Istimewanya Pembentukan FPK Bungaraya juga dihadiri Wakil Ketua FPK Provinsi Riau, H.EM Surachmat, SE,MH beserta rombongan dari Pekanbaru.

Pembentukan FPK Kecamatan Bungaraya diawali dengan pengarahan Camat Bungaraya, Amin Soimin, SH, M.Si. Dengan gamblang camat yang juga Sekretaris FPK Kabupaten Siak ini, memaparkan arti penting pembentukan FPK Bungaraya dalam rangka merawat pembauran kebangsaan di tengah kebhinekaan. Dia juga memaparkan FPK dibentuk berdasarkan Permendagri yang menunjukan pentingnya membentuk FPK di tingkat kecamatan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan Pengurus FPK Provinsi Riau yang disampaikan Wakil Ketua FPK Riau H.EM Surachmat, SE,MH dan Bidang Humas dan Media FPK Riau, Saparudin Koto, SP. Kedua Pengurus FPK Riau yang datang ke Negeri Istana dalam lawatan ke  sejumlah kabupaten/kota se Riau ini memaparkan pentingnya membentuk FPK Kecamatan Bungaraya.

“FPK menjadi forum silahturahmi antar Paguyuban.Keberadaan FPK Provinsi Riau terbukti menjadi jembatan komunikasi antar etnis. Hal ini menyebabkan potensi konflik antar suku bisa diredam sedemikian rupa sehingga tidak berkembang kepada hal yang lebih besar. Untuk itu FPK Bungaraya harus dibentuk, sesuai Permendagri No 34 Tahun 2006 pembiayan bisa dibebankan kepada APBD setempat,” ujar Surachmat yang akrab disapa Eyang ini.

Sesuai dengan Permendagri NO 34 Tahun 2006, FPK Kecamatan bertugas Menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan, Menyelenggarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku dan masyarakat.Selain itu FPK JUga bertugas Menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan, serta Merumuskan rekomendasi kepada Camat sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan pembauran kebangsaan.

Pasal 15 Permendagri No 34 Tahun 2020 juga menegaskan Pendanaan bagi penyelenggaraan forum pembauran kebangsaan di provinsi didanai dari dan atas beban APBD Provinsi dan Pendanaan bagi penyelenggaraan forum pembauran kebangsaan di kabupaten/kota didanai dari dan atas beban APBD kabupaten/kota.(hs/mr)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan