Kasus Kayu Ilog, Direktur CV Bea Tersangka

Pekanbaru,-Penyidik SPORC Brigade Harimau Jambi dan Brigade Beruang Pekanbaru, Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, menetapkan beinsial W Direktur CV BEA sebagai tersangka.Selain itu. tersangka W itu juga pemilik pemodal dan penanggung jawab operasi pengolahan kayu ilegal .

Dari keterangan Beth Vendri, Komandan SPORC Brigade Harimau Jambi,Senin,(16/08),. Dalam kasus ini Gakkum KLHK mengamankan barang bukti berupa 1 truk dan 9 meter kubik kayu gergajian ilegal. Barang bukti diamankan di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. 

“Barang tersangka sudah kita sita sebagai barang bukit,”Kata Beth Vendri.

Tersangka W yang berdomisili di Jalan Karya Mandiri, RT 001 RW 012 Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.

Tersangka W membawa mobil truk jenis Mitsubshi Canter warna kuning bermuatan kayu.

Di tengah perjalan mobil truk tersangka dihentikan polisi di jalan lintas Jambi, Muara Bungo, Desa Mersam, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, 27 Juni 2021, sekira pukul 01.15 WIB.

Akhirnya tersangka W dan mobil truk membawa kayu diamankan di Balai Gakkum untuk proses penyelidikan.

Penyidik Gakkum KLHK menjerat W dengan Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan, Pemberantasan Perusakan Hutan, yang diubah dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun serta pidana denda paling banyak Rp2 miliar.(As)
 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan