Hitam Putih: Puisi Sakura Ratna
Merangkak, tertatih-tatih basah keringat
Perjalanan penuh aral rintangan
Kadang…
Denyut Nadi Merah Putih: Dienullah Rayes
negeri ini telah tersurat dan tersirat takdir
di lauhul mahfudz puncak binar cahaya…
Pameran Tanpa Penggemar: Puisi Novita Dina
di ruang sempit tanpa jendela,
aku merangkai kenangan seperti lukisan tanpa bingkai…
Polisi Skena: Puisi Wahyu Mualli Bone
Polisi Skena
Banjir Manja
Polisi Skena
Subur mata
Polisi Skena
Tajam telinga
Polisi…
Tarekat Pembangkit Jiwa Budaya: Catatan Cak AT
Pagi kemarin, seperti biasa, cendekiawan Yudi Latif mengirimkan renungannya melalui chat…
Perspektif Cinta Misteri: Puisi Kang Thohir
Insan yang karim
Percikan bunga mawar merah
Oleh angin semerbak hangat yang haniem
Saat…
Selarik Sunyi yang Pulang Sendiri: Puisi Dwy S.W
Kita seperti bayang di lantai pagi,
bercakap tanpa suara, berkaca pada yang hilang.…
Skenario Skena: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tahun itu matahari menjadi bulan
Tahun itu mata air menjadi api
Tahun itu mata kaki…
Memory Putih-Abu: Puisi Umi Hanin
lama sejak kepergianmu
aku tak lagi mengenal cuaca selain rindu
nelangsa bersama sebaris…
Kosong di Saku, Berat di Kepala: Puisi Dewi Rejeki
Di sudut ibukota yang gegap gempita,
lampu jalanan begitu terang,
berkilau mewah…
Merangkai Harapan Tanpa Henti: Puisi Setiabasa
Patah Tumbuh, Hilang Berganti
Yang patah tak selamanya sirna
Dari celah retak,…
Sketsa Skena: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sketsa
Kalau disederhanakan
Pra rancangan dengan medium garis
Sketsa
Diterapkan…
Palestina Sesudah Assad: Catatan Cak AT
Bashar al-Assad, pria yang pernah dijuluki "Singa Damaskus," baru saja terlempar dari…
Pengampunan: Puisi Rina Arlianti
Tubuh ringkih bak tulang berbalut kulit
Berjalan tertatih tak ada yang peduli
Seolah ia…
Yo Vivo en Melbourne: Puisi Joyce Arifin
ketika matahari lahir di balik awan, mawar tertawa, lavender tersenyum, kumbang menari,…