Pesantren Lansia Universitas Muhammadiyah Riau dan Daycare Lansia PDA Pekanbaru: Menempa Jiwa di Usia Senja, Mempererat Ukhuwah di Penghujung Usia

64

Pekanbaru 27 Februari 2026 — Suasana penuh semangat dan kehangatan mewarnai pelaksanaan kegiatan Pesantren Lansia yang diselenggarakan oleh Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bekerja sama dengan Daycare Lansia Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 27–28 Februari dan 1 Maret 2026 ini, diikuti oleh sebanyak 48 peserta yang terdiri dari anggota Daycare Lansia PDA Pekanbaru dan para lansia dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru.

Pesantren Lansia merupakan program unggulan Fakultas Studi Islam UMRI yang dirancang khusus untuk memberikan pembinaan spiritual, sosial, dan emosional bagi kelompok lanjut usia. Melalui program ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam ilmu agama, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menikmati masa tua dengan penuh makna dan kebahagiaan bersama rekan-rekan sebaya.

Dalam sambutannya, Bapak Dr. Santoso selaku Dekan Fakultas Studi Islam menyampaikan bahwa kegiatan untuk para lansia pada tahun mendatang akan terus ditingkatkan secara kualitas maupun kuantitas. Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok lanjut usia harus menjadi prioritas bersama, mengingat besarnya peran dan jasa mereka bagi keluarga dan masyarakat. Komitmen ini disambut hangat oleh seluruh peserta yang hadir.

Rektor UMRI, Dr. Saidul Amin, turut hadir dan memberikan pesan yang menyentuh hati kepada seluruh peserta. Beliau berpesan agar kegiatan bersama lansia terus diperbanyak dan dikembangkan ke depannya. Menurutnya, masa lansia adalah fase akhir kehidupan yang justru menjadi kesempatan emas untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Dr. Saidul Amin menekankan bahwa institusi pendidikan seperti UMRI memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan berkontribusi bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lanjut usia.

Tulisan Terkait

Hal senada disampaikan oleh Bunda Risna Juita, yang dalam kesempatannya mengungkapkan harapan besar agar kerja sama antara UMRI dan Daycare PDA Pekanbaru dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Risna juga tidak menyembunyikan rasa bangganya atas perkembangan kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, kegiatan hanya dilaksanakan dari pagi hingga siang hari. Kini, dengan durasi tiga hari penuh, manfaat yang diterima para peserta jauh lebih besar dan lebih mendalam.

Ketua Daycare Lansia PDA Kota Pekanbaru, Mulyati Umar, juga menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pemberdayaan lansia merupakan hal yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat saat ini. Di masa tua, para lansia membutuhkan wadah yang tepat untuk berbagi cerita, mendapatkan motivasi, serta menemukan rekan-rekan yang saling menguatkan satu sama lain. Mulyati berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang menjadi program yang lebih besar di masa depan.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian istimewa dengan hadirnya salah satu peserta yang merupakan tokoh publik, yaitu mantan Bupati Bengkalis yang juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019–2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), beserta istri. Kehadiran beliau semakin memberikan warna tersendiri dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya bahwa di usia senja pun semangat untuk terus belajar dan mendekatkan diri kepada Allah tidak pernah padam.

Dengan suksesnya pelaksanaan Pesantren Lansia tahun ini, seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang memberikan dampak positif secara spiritual maupun sosial bagi para lanjut usia di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Sinergi antara UMRI dan Daycare PDA Pekanbaru diharapkan terus tumbuh dan menjadi contoh nyata kepedulian dunia akademik terhadap masyarakat.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan