

PEKANBARU – TIRASTIMES: Puan Melayu Bengkalis (PMB) Provinsi Riau terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan sejumlah program kegiatan untuk mempererat silaturahmi anggota.
Hal itu dibahas dalam rapat Pengurus Puan Melayu Bengkalis yang berlangsung di Meeting Room BRK Sudirman, Pekanbaru, Kamis (24/9). Rapat dipimpin langsung Ketua Puan Melayu Bengkalis, Hj. Tutin Apriyani, SE. Rapat dihadiri para pengurus inti. Wakil Ketua, Reny Hafzan, SE, Sekretaris dan Wakil Sekretaris, Tuty Suryani Pribadi S.Pd dan Mardhya Kerry, SE, Bendahara, Hj. Nurasiah, SE,MM.Par dan Koordinator Bidang serta para anggota pengurus lainnya.
Ketua PMB, Tutin Apriyani menjelaskan rapat tersebut membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk penataan keanggotaan, yang aktif dan tidak aktif juga kegiatan rutin, hingga persiapan program seni dan budaya.
Salah satu keputusan yang dibahas adalah penataan anggota dan pengurus PMB.
“Untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan, PMB juga merencanakan pertemuan rutin setiap dua bulan. Pertemuan tersebut nantinya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan diupayakan menghadirkan narasumber sehingga setiap pertemuan memiliki manfaat dan nilai tambah bagi anggota,” ujar Tutin yang akrab dipanggil Nenny Tukijan ini.

Dijelaskan, di bidang kesehatan dan kebugaran, PMB akan menggelar olahraga senam Waitakung setiap Sabtu, kecuali apabila terdapat kegiatan ataupun ada agenda tertentu. Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai Sabtu, 3 Oktober 2026 mendatang di halaman LAM Riau.
Tutin selanjutnya menjelaskan, rapat juga membahas rencana pembuatan akta kepengurusan serta pengesahan Surat Keputusan (SK) Pengurus. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat legalitas dan kelembagaan Puan Melayu Bengkalis.
Sementara itu, bidang promosi dan dokumentasi juga mendapat perhatian. PMB merencanakan pembuatan video ikon Puan Melayu Bengkalis serta foto-foto kegiatan di Bengkalis untuk kebutuhan kalender tahun 2027. Rencana jalan-jalan ke Malaka dan sekitarnya juga diagendakan sekitar minggu kedua Desember 2026.
Dalam bidang seni budaya, PMB ikut serta menampilkan Tari Zapin pada acara Pawai 18 Oktober 2026.
Selain itu, Puan Melayu Bengkalis juga berencana mengisi bazar pada bulan November selama satu bulan dalam rangka kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan Kota Pekanbaru, yang dilaksanakan di Citywalk jln. Jend Sudirman, khususnya pada kawasan kuliner dan seni budaya.
Tutin Apriyani berharap berbagai program tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mengembangkan peran perempuan Melayu Bengkalis dalam kegiatan sosial, budaya dan kemasyarakatan. (Nn/Ns/BK).