Parti Parsial: Puisi Wahyu Mualli Bone

126

Bagi bagi rezeki.
Silakan dihirup wewangian merah ini.
Cicipi bangkit empuk kuning ini. Yang hampir kuning juga ada ni, orange, rada-rada jingga. Tua muda pasti suka ni. Warna ini banyak di sukai orang lama. Tanya saja bapak ibu usia senja kalau tidak percaya. Jangan marah, bercanda. Jangan terlalu serius, cepat mati.

Ayo semuanya, boleh dicoba cemilan biru ini, banyak ragam biru di sini.
Lahap saja kriuk hijau ini.
Isap lah kesip hitam ini.
Jamah lah tumpuk lapis belang-belang ini.
Masih banyak kunyahan aneka warna di sini, sila dicicipi, cemil-cemil juga boleh.
Santap saja, tidak ada yang melarang, disediakan untuk nikmati, menikmatinya pun boleh dengan mata, dengan akal, dengan hati, apalagi dengan lidah ditambah jemari, itu yang paling digemari.

Banyak yang mencicipi, semakin banyak yang tau apapun rasanya sesuai selera. Zaman sudah terlanjur canggih juga, jangan lupa bumikan biar booming, layangkan bawa ke langit.

Ini semua tersedia sepanjang tahun, tapi produktifitas yang melejit di sini hanya beberapa tahun sekali saja, maklum, khususnya jelang tahun dua ribu dua puluh empat.

Mumpung masih ada waktu, tinggal menghitung hari, pilih saja, mujur bila diperpanjang sampai waktu yang tidak ditentukan, kalau tidak, tumpur jilat kata orang-orang. Meski diundur sebutannya tetap menghitung hari juga namanya kan.

Berita Lainnya

Memang, tidak menjanjikan yang muluk-muluk setelah memilih godaan selera ini. Apalagi sampai mendarah daging, tidak bisa dipastikan ada perubahan yang signifikan. Tidak mungkin kan, setelah mencoba, memilah dan memilih lantas tiba-tiba pakai mahkota, tumbuh tanduk, tumbuh taji, naik ke bulan dan masih banyak lagi.

Lumayan makan asam garam. Mulai dari satu jenis dan satu warna muncul saingan sehat, saingan sengit sampai saingan sakit. Sama-sama tau lah. Sudah biasa tidak laku lalu basi.

Kalau dulu banyak yang gila, seiring berkembang dan majunya teknologi informasi, makin maju pula tingkat peristilahan, kurang semata lah, agak oleng, bawaan. Masih bisa pegang handphone.

Parti Parsial, kadang merogoh-rongoh saku pakaian kotor, kalau-kalau salah letak.

Pekanbaru, 24 Desember 2023

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan