Mencangkok Pekan: Puisi Wahyu Mualli Bone

59

Pekan sudah berbunga jantan, melepas kaidah membuah biji, berbelah dua ataupun tunggal, tinggal mengemas si ranting dahan.

Sebilah pisau mengupas dahan dari kulit tebal tipisnya. Segera tanah naik wilayah, sebelum getah kering di angin. Sinar dan air perkara tumbuh, berpeluk sabut, upih dan ijuk.

Berpekan-pekan menyongsong akar, putih kuning merah ujungnya. Mekar tunas berdaun muda, berkembang anak si ranting dahan.

Berita Lainnya

Pekan ke pekan mencangkok pekan, menimbang sandang, pangan dan papan. Riwayat besi, batu dan tanah, emas juga sebutan depan.

Pekan ke pekan mencangkok pekan, mengimbang ladang, padang dan hutan. Sekat batu membatas batang, menumpang sesak semak ilalang.

Lalu-lalang keliling lenggang, laut, sungai, langit dan darat. Kepada pekan mengait bulan, tahun ke tahun menjuluk abad.

Pekanbaru, 30 Desember 2023

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan