Arunika: Puisi Sri Rahayu WPC

143

Suara angin berdesau
Semilir bersama arunika
Di antara rindang pepohonan
Dingin yang merasuk atma dan menusuk rusuk

Mendaki cakrawala buana
Sambil menyeruput teh hangat
Serta menyantap jagung bakar
Hilang segala resah

Berita Lainnya

Kotaku | Puisi : Husnu Abadi

Enyah segala apatis yang memburu langkah
Bersemi segala asa
Bersama benderangnya sang surya
Menyinari netra yang terpesona alam mayapada

Jakarta, 21 Februari 2024 16.37

Sri Rahayu WPC. Owner Bimble RBM-Jakarta. Eks Ketua Umum IKA SMPN 181 Jakarta periode 2019-2021. Senang menulis sejak remaja. Kini aktif menulis di: Writerpreneur Club by Deka; Salisma Project; di Inspro; di ATP Sumatra; di Balai Pustaka; KMO Indonesia; dan di kelas menulis puisi Asqa Imagination School (AIS) serta di Ruang Kata. IG: @srirh830

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan