Diiringi gelap, maka sebagian bangsa pikir di belahan dunia mencoba meneranginya dengan ragam pemancing cahaya.
Sempat di malam sempit singgah melabuhkan suka dengan senyum air mata yang sukar ditangkap mata mata.
Ganjil, maka ganjil pula tunam dahi di setiap malam hingga ke sempitnya kesempatan antara damba.
Pekanbaru, 31 Maret 2024 M / 20 Ramadhan 1445 H