Matahari Mencuci Pikirnya di Telaga Semesta Bulan Turun Mandi di Lubuk Rasanya di Kolam Alam: Puisi Dienullah Rayes

100

Aku dan kau dua badan bergandengan tangan
Bayang-bayang kita bersentuhan tenggelam dalam kopi renungan
Kita rasakan pahit-manisnya kehidupan yang fana
Sembari menunggu takdir mengikir umur yang terukir dari
maha menemani
Maha Mandiri.

Tulisan Terkait

Mencari Kebenaran : Oleh Suseno

Di kaki langit nusantara, Sumbawa NTB, 15 Januari 2025.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan