Masih tersimpan jelas dalam frame ingatan
Aku membelah jalanan kota Makassar
Mencari sandaran hingga ke jalan Alauddin
Dan kau melambai di teras swalayan
Tersenyum menggoda hingga meruntuhkan iman
Aku tak kuasa menahan gravitasi
Getaran merambat merasuki jiwa
Tanpa tanya basa basi
Uluran tangan tanda saling sapa
Hingga terikat janji untuk merajut cinta
Denganmu tiada lagi kepura-puraan
Mendekap saat duniaku mengalami keruntuhan
Menyerap rinai yang tumpah meruah di keheningan
Tak menyela saat ribuan mantra kurapalkan
Tak risih jika terlalu lama menyelami impian
Hari ini, kita tak lagi sama
Tarikan bumi terpaksa memisahkan
Kau terbaring dalam pelukan tanah
Sementara aku termenung dalam hampa
Namun, aku tak memilih mendua
Pojok Kamar, 22 April 2026
Icca Vianti, perempuan yang mulai perjalanan di bumi saat bulan November. Ia mulai kembali menggeluti dunia kepenulisan setelah sempat hiatus beberapa tahun yang lalu. Baginya, selama kehaluan tidak merugikan orang lain, maka wujudkanlah. Jika ingin bercengkrama dengannya, dapat menghubungi di IG @icca_vianti FB @Icca Vianti