KUKERTA UMRI Bagikan Tong Sampah Organik ke Sejumlah Fasilitas di Desa Bandar Sungai

5

Bandar Sungai, 7 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 48 Bandar Sungai melaksanakan kegiatan pembagian tong sampah organik pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Tong sampah organik dibagikan kepada beberapa fasilitas yang berada di Desa Bandar Sungai, yaitu Perpustakaan Bandar Sungai, MTs Guppi Bandar Sungai, SD Negeri 02 Bandar Sungai, dan Kantor Desa Bandar Sungai. Pembagian ini diharapkan dapat membantu menyediakan sarana pemilahan sampah organik di lingkungan yang menjadi tempat beraktivitas masyarakat dan anak-anak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KUKERTA UMRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik. Sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan bahan-bahan yang mudah terurai dapat dipisahkan dari sampah anorganik sehingga lebih mudah untuk dikelola dan dimanfaatkan kembali.

Pemilahan sampah menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan sampah di lingkungan. Dengan tersedianya tong sampah khusus organik, masyarakat maupun siswa diharapkan mulai terbiasa membedakan jenis sampah sebelum membuangnya. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di fasilitas yang menerima tong sampah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah.

Dalam kegiatan pembagian tersebut, mahasiswa KUKERTA UMRI turut memberikan penjelasan mengenai fungsi tong sampah organik dan pentingnya membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Edukasi ini terutama diberikan kepada pihak-pihak yang berada di lingkungan sekolah dan perpustakaan agar fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pemilihan Perpustakaan Bandar Sungai, MTs Guppi Bandar Sungai, SD Negeri 02 Bandar Sungai, dan Kantor Desa Bandar Sungai sebagai lokasi pembagian juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitar. Sekolah dan fasilitas umum merupakan tempat yang banyak digunakan oleh masyarakat, sehingga penerapan kebiasaan membuang dan memilah sampah dengan benar di tempat-tempat tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Selain menjaga kebersihan, pengelolaan sampah organik juga memiliki manfaat dalam mendukung pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik yang telah dipilah dapat dikelola melalui berbagai cara, seperti pengomposan maupun pemanfaatan untuk budidaya maggot. Dengan demikian, sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah yang dibuang, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA UMRI berharap pembagian tong sampah organik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan Desa Bandar Sungai. Tidak hanya menyediakan fasilitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kebersihan dan memilah sampah secara konsisten.

Pembagian tong sampah organik menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi KUKERTA Kelompok 48 UMRI dalam mendukung terciptanya lingkungan Desa Bandar Sungai yang lebih bersih, sehat, dan peduli terhadap pengelolaan sampah. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, pihak sekolah, pengelola perpustakaan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat terus berkembang dan menjadi kebiasaan bersama.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan