

Jumat di Masjid Raya Parit Bangkong
Di Masjid Raya Parit Bangkong, bersua kita, Hamka
Ketika lumpur masih berlumur
Ketika pedada masih berkait-kelindan dengan bakau-bakau tua
Ketika ombak Selat Malaka memiuh di sebalik pulau pula
Menghantar angin risau di sela-sela jemari dedaunan kelapa.
Di Masjid Batu itu, 1930
Tuan muda berkisah tentang negeri bahari
Penuh jauhari berbagi ‘ilmi
Tanahnya subur negerinya makmur
Pemimpinnya adil rakyatnya alim
Kita, suatu hari nanti.
Malik, ini Bengkalis
Negeri Junjungan, Negeri Jelapang Padi
Tak perlu ragu tak usah sangsi
Sedari Malaka hingga kan Johor
Raja Kecik dan Orang-orang Laut
Laksamana dan Paduka Raja
Ini negeri sentiasa bergema
Mari, mari
Mari kita bangun bersama
Negeri Zamrud Khatulistiwa!
Di Masjid Raya Parit Bangkong
Jejak Tuan teguh menderap
Dari jalan berlumpur hingga ke mihrab
Kami menunggu kelak Tuan
Merantau ke Deli
Menyaksikan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
Lalu bermunajat Di Bawah Lindungan Ka’bah
Sambil belajar dari Khasanah Perbendaharaan Lama
Tuan pun khatamkan Tafsir Al Azhar dengan sempurna.
Malik,
Masihkah Tuan ingatkan beta?
Masjid Batu, 1930.
Masjid Raya Parit Bangkong, Bengkalis,
hujan penghujung 2024|2026.
Pantun Angin Bintan
Angin Bintan layang layangan
perahu berayun layar beraruk,
hamba berangan memandang tuan
rindu mengalun debar mengamuk.
Angin Bintan angan anganan
utara selatan terlajak lekat,
ingin badan menginyam pelukan
kembara tuan mengombak selat.
Angin Bintan bayang bayangan
terbang punai merayau bakau,
bukan buatan permainan khayalan
badan bercerai kasih meracau.
Angin Bintan sayang sayangan
alun gelombang berbuaian intan,
dalam kasih bersayang-sayangan
tuan menghilang lambaikan impian.
Payungsekaki, Juni 2020.
Gurindam Kundur
Kundur, kukenang tuan
tanjungbatu, alai, urung, sawang, dan bukit gading
jalan merdeka, pasang keling, tual sagu, akar bakau, dan buah pedada
lumpurmu kujadikan boneka, lalu berkelahi sendiri
sampai ke tepian, aku berenang dalam selatmu
sampai ke tengahan, aku berlari dalam rimbamu
hingga telapak kakiku jadi jejak tubuhmu
kecil-kecil saja, meski
jadi gergasi dalam mindaku
macam mana nak capai dirimu
kutuang duka ke dalam rindu
macam mana nak tuang rindu
seberangkan resam di titian buluh
macam mana nak meniti buluh
biarkan angan menjadi tubuh
macam mana angan nak menjadi
naik ke awan tengoklah diri
macam mana nak naik awan
tinggallah tapak ikutlah jejak
macam mana nak ikut jejak
tapak tak nampak langkah terbajak
nasib tak elak
angan terpacak
macam mana nak pacak angan
pukau angin sampai ke diriku
macam mana nak sampai dirimu
kutuang rindu ke dalam daku
Payungsekaki, Juni 2020.
Sulong A’dzam Shuhuf sekadar namapena. Menulis cerpen, novel, esai, opini, d.ll.; yang – dengan menggunakan nama asli atau namapena lainnya – antara lain pernah dipublikasikan di Horison, Jurnal Cerpen Indonesia, Kiblat, Riau Pos, Batam Pos, Tanjungpinang Pos, d.ll. Pernah meraih berbagai penghargaan dalam beberapa sayembara/event penulisan. Buku yang sudah diterbitkan a.l.: Atas Nama Keajaiban Fiksi Indonesia 2000 (2 novelet, Juli 2000), Nubuat (novel peraih penghargaan utama Ganti Award IV, ISBN 978-979-1186-19-3), Benang Merah Keajaiban (novel, ISBN 978-979-18945-5-5), Menuju Metropolis (planologi, ISBN 978-602-70023-0-2), Risalah Jebat (kitab puisi, ISBN 978-602-70023-1-9). Naskah novelnya yang berjudul Sophie: selikat haroem getah melajoe berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu novel terpilih dalam UNNES International Novel Writing Constest 2017, yang diikuti oleh 299 naskah novel dari seluruh dunia. Mencuri Melayu (antologi cerpen, ISBN 978-602-70023-4-0). Matinya Toean Presiden (novel, ISBN 978-623-8350-4-0). Dan kemudian bersama Kazzaini Ks dan Muhammad Amin mengeditori buku pusparagam Riau Istimewa (ISBN 978-623-6598-61-0), d.ll. Sejak 1978 berbagai cerpen, puisi, esai, opini, cerbung, TTS, dan kolomnya tersebar di berbagai media (suratkabar dan majalah) cetak dan online, serta buku antologi bersama. Sementara itu beberapa naskah novel, serta antologi puisi, cerpen, dan esainya dalam upaya penerbitan.
Pos-el: ersarin@gmail.com.
Blog: 1) gdeangunglontar.blogspot.com.
2) metropolitan-payungsekaki.blogspot.com
FB: 1) Sulong As
2) Negeri Riau Darussalam