Kategori Pencarian
Budaya
Kamu, Bulanku: Puisi Nurfauziah Indah Novriani
Kupandangi langit malam di teras rumah
Aku adalah bintang yang tak pernah jauh dari bulan…
Sahabat Surga dari Ruang Pikiranku: Puisi Dinda Nafira Putri Zahrani
Temanku, kau adalah makhluk surga yang turun ke bumi
Kau tak pernah melewatkan hari duka…
Syair Hujan: Karya Sry Indrayani
Bismillah kata pembuka salam
Syair didendangkan keindahan alam
Tentang Hujan yang turun…
Di Balik Kesederhanaan Huruf, Menimbang Estetika dan Kekurangan dalam “Bulan Melengkung di Rumah…
Kumpulan puisi Bulan Melengkung di Rumah Orang-orang Beriman karya Nafiah al-Ma'rab adalah…
Merdeka Setengah Tiang: Puisi Jasman Bandul
Dua anak menaikan bendera,
Tapi hanya di setengah tiang,
Di halaman gubuk, tempat mereka…
Syair Kemerdekaan: Karya Sry Indrayani
Dengan bismillah pembuka syair
Merangkai kata untai mengalir
Kemerdekaan bangsa telah…
Syair Tarian Pelepah Meria: Karya Muhammad Rizal Ical
Syair bermula terangkai salam
Junjung pencipta sekalian alam
Gema shalawat beriring…
Satupena dan Silaturahmi: Catatan Swary Utami Dewi
Perkumpulan Penulis Indonesia (Satupena) merupakan komunitas yang beragam. Anggotanya…
Militansi dalam Berkomunitas Sastra: Catatan Bambang Kariyawan Ys.
Tulisan ini merupakan lanjutan Bincang Sastra yang ditaja oleh Suku Seni Riau (16/8/2024).…
Rembulan Pucat di Anjung Seni: Puisi Bunda Swanti
Memandang dalam diam
Dibisikkan lewat bayu lungunnya
Seseorang yang telah meremas rasa…
Selamat Datang Wahai Fulana: Puisi Sri Sugiastuti
menghuni bilik bambu istana pelepas lelahmu
melambungkan khayalan bahagia di meja judi…
Sorai Merdeka Jadi Hening Cipta: Puisi Nurul Fadillah
Ini yang kita mau
ladang tani panen bahagia
perahu nelayan berlayar sejahtera
pena guru…
Dalam Sehari: Puisi Rina Arlianti
Nusantara, negara kepulauan dari Sabang sampai Merauke
Beribu pulau berjajar dari barat…
Takdir Yang Berbeda: Puisi Ramanda Syifa Aulia
Aku tak punya teman
duduk di lebat hutan angan-angan
menahan bosan dan lelah sendirian…
27 Likur: Puisi M. Iqbal Effendi
3 hari terakhir menuju kemenangan
Kucermin raut sedihku
Rombongan di lapangan pertanian…