Kategori Pencarian
Budaya
Tuzgolu: Puisi Uleceny
asin lautmu
tiada dapat menahan laju langkahku mendekati bibir pantai
ingin kuselami…
Kabel-kabel Kebaikan: Puisi Yenni Reslaini
langit-langit cerita diwarnai
oleh pelangi kata-kata
dibuka dengan selembar salam hangat…
Serba Serbi Hati: Puisi Indah Diena
kidung surga menggetarkan hati sunyi
berdiri sebatang kara
tanpa sanak saudara
pada…
Dalam Sajian Rasamu: Puisi Uleceny
sajian pagi di sebuah hotel Suhan Cappadocia
tawarkan rasa tiga warna dari cup mungil itu…
Singkong di Kota: Puisi Prayogi Hadi Santoso
Hidup di garis kepiawaian
Tumbuh dengan menawan
Berkelintaran di lingkup metropolitan…
Makluba: Puisi Indah Diena
takbir berkumandang merdu
makhluk mungil duduk menyendiri
memandang langit suram…
Mahkota Bunga di Istana Bala Kuning: Puisi Uleceny
Yang tersisa setangkai di pohon_
mekar,
harum, dan indah
akar mati pohon mati
akar…
Ah Ih Uh: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Ah
Terbiang kala
Dengan rancunya pasal rasa
Berkait dan sakit
Tidak jelas takaran…
Resensi Puisi “Ibu” karya Ule Ceny: Catatan Beny Adekatari
Puisi ini baiknya diberi judul
"Dari Kesederhanaanmu Kami Bertumbuh".
Dan mengangkat…
Lebaran Qurban, Kepada KH. Cholid Mawardi & Nyai Hj Munawwaroh: Puisi Moh. Ghufron Cholid
Ada yang berbeda
Lebaran tahun ini
Matahari dan bulanku tak lagi di sisi
Sebab telah…
Karib Bersembunyi: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sembunyi.
Yang tampak tumpukan umpama, agar riuh capaian berdendang dengan nada yang…
Ibu: Puisi Uleceny
dari kesederhanaanmu kami bertumbuh
ketika daun kelor subur di halaman kecil rumah kami…
Orang-orang Bulan: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Bulan di atas, Tuhan tandakan
Kemanapun dilarikan zaliman
Terus terang kebenaran…
Entah yang Mana Entah yang Mana Elatnya: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Gemi basuh dengarkan nadi
Tunggu nanti kantuk pergi
Mungkin bukan tanda
Tindihan dari…
Budaya Menari: Puisi Uleceny
lekuk tubuhnya melengkung melentik pukau
kulihat mimiknya, gesturnya
sekali lembut tak…