Kategori Pencarian
Budaya
Pelajar Pancasila: Puisi Musa Ismail
Bismillah,
Kita adalah anak-anak Indonesia, pelajar bersayap Pancasila
Sepanjang hayat…
Senyum Beda: Wahyu Mualli Bone
Sampai nanti. Akhirnya dijemput juga. Dengan senyum beda menanyakan. Ke rumah pasti bisa.…
Bang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Akan semakin sayup berkabar. Kata buku-buku.
Seputar kabar tentang pertemuan pakar…
Membaca Anies di Debat Capres 2024 Sesi Pertama, Antara Gagasan, Emosi, dan Etika: Catatan Nafi’ah…
Pasca polemik mekanisme Debat Capres 2024 antar tim sukses pasangan capres dengan KPU,…
Matahari Hilir: Puisi Wahyu Mualli Bone
Lelah memeluk lipatan tangan. Kaki yang kerap melangkah terhenti sejenak, Otak lempam…
Kita Memandang Mereka Menentang: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Mataku
Helat
Matamu
Tersemat
Bundarnya mengupas
Kedip-kedip kecil
Tidak ingin…
Jam yang Tepat: Puisi Nur Guntur Darusman
Jam bergerak dengan detiknya
menemaniku menunggu sesuatu
yang kunantikan muncul dalam…
Belimbing Sayur: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sedikit asam, tapi bisa memancing picing mata, bergidik kuduk dan angguk balam. Masih…
Petang Megang Woman: a Short Story by Bambang Kariyawan Ys.
Wherever this passion has come from it always proliferate itself every time the holy month…
Literasi Cahaya: Puisi Musa Ismail
Bismillah,
Bacalah!
Bacalah tentang dirimu
Mengembara dalam semesta hati
Tiba pada…
Hati Yang Berduka: Puisi Rina Arlianti
dedaunan luruh
senandung rindu
hati sedih
menangis
dahan yang bergoyang
dihembus…
Mulai dari Awal Lagi: Puisi Rina Arlianti
Temaram malam menghampiri
Inspirasi membuncah
Pena menari di atas kertas putih
Larik…
Rekah Rindu: Puisi Bunda Swanti
Warna yang mewah, rekah merah penuh pesona
Kutanam di halaman depan rumah
Ada beberapa…
Mengunjungi Selat Hatimu: Puisi Dewis Pramanas
aku telah selesai
mengunjungi teritori selat hatimu
yang memisahkan kasih dan benci…
Guru Ngaji: Puisi Joyce Arifin
Tutur halus
Berbungkus sabar
Kenalkan perlahan
Aksara baru
Tuntunan Ilahi
Paham…