Kategori Pencarian
Budaya
Merayakan Luka Bernama Merdeka: Puisi Daris Kandadestra
Kami menyalakan pelita di dada,
menyebut nama negeri dengan suara parau,
sambil menutup…
Ngantuk Cacing: Catatan Cak AT
Di negeri yang rajin pamer pertumbuhan ekonomi dan suka mem-branding diri dengan “bonus…
Syukur Nikmat Allah Hakekat Merdeka Sebenarnya: Tausiyah Buya Mas’oed
MERDEKA HAKIKI
Syeikh Al-‘Utsaimîn Rahimahullàh berkata,
العبودية لله هي حقيقة…
Rindu yang Julur: Puisi Uchie az-Zukhruf
1/
aku mendoakanmu dengan temali diksi yang terlahir dari rahim literasi. anakku-anakmu…
Kunci Segala Pintu: Catatan Cak AT
Saya betul-betul kaget ketika mendengar doa yang dipimpin Mufti Aimah Nurul Anam, anggota…
Noel’s Serakahnomics: Catatan Cak AT
Akhirnya, serakahnomics bukan cuma kata-kata manis di pidato Presiden Prabowo Subianto.…
FSIGB Kembali Dilaksanakan di Kepri
Tanjungpinang, 21 Agustus 2025
Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2025…
Sambut 80 Tahun HUT RI, Riri Satria : Puisi Dapat Menjadi Salah Satu Penyangga Ketahanan Negara
JAKARTA- "Puisi ternyata dapat menjadi salah satu penyangga ketahanan negara," ujar Riri…
Jiwa-Jiwa Qorun: Puisi Sudiarti Arti
tanah muasal kita ada
ia adalah rahim segala rupa
segala embrio berkembang
tumbuhkan…
Omon-omon Serakahnomics: Catatan Cak AT
Ada mazhab kapitalisme, sosialisme, liberalisme, neoliberalisme. Semua sudah kita dengar…
Pertobatan Mami: Cerpen Rusmin Sopian
Wajah perempuan setengah baya itu yang dipanggil Mami oleh para perempuan-perempuan muda…
Jual Chip, Setor Komisi: Catatan Cak AT
Perang dagang Amerika–China masuk babak baru, ibarat pasangan yang sama-sama curiga, tapi…
Sikap Kepenyairan Dua Pendekar Sastra Melayu, Puisi A. Azis Deraman dan Damiri Mahmud: Catatan…
1. Karya sastra yang menekankan si penciptanya sendiri: adalah metode tertua dan paling…
Merdeka dari Mereka yang Me-reka: Puisi Hendrizon Bin (Alm) Nashruddin Zakaria
Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit…
Pajak Picu Rakyat Bergolak: Catatan Cak AT
Pagi itu di Kota Cirebon, Kang Falah — pensiunan guru yang hidup damai bersama pohon…