Kategori Pencarian
Perahu Kata
Menjadi Seperti: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tak sampai pikir menjadi seperti
Tak sempat parkir menjadi seperti
Seperti itu…
Cak Koci: Puisi Wahyu Mualli Bone
Cak Koci cina gundul
Kalimat selanjutnya tak perlu disambung
Karena takut mengandung…
Terjemah Waktu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Dari sudut pandang
Mula perkara
Terhitung berwaktu-waktu
Depan dan lalu
Terbuka…
Kaki Jakarta: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tungkai kakiku kupakai
Inspirasi kaki tupai
Jalan sana jalan sini santai
Lompat sana…
Bangkit Meningkat: Puisi Dienullah Rayes
Dia maha pesona kuasa
ciptakan langit dan bumi
siang hari tampak awan dan matahari
alam…
Dua Puluh Muka: Puisi Wahyu Mualli Bone
Begitu
Dua puluh muka
Bagaimana terbentuk sudah suratan bahas kurang lebihnya
Juga…
Menari di Atas Kertas: Puisi Ratna Asiawati
Jariku menari di atas kertas
Imajinasi meluap dengan bebas
Mengalir bagai air deras…
Tanah Pukau: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tanah pukau semula jadi
Tanah pukau elok lestari
Tanah pukau menjuluk hati
Tanah pukau…
Menunggang dan Menanggung: Puisi Zikri Amanda Hidayat
Kita adalah besutan dari waktu
Di tiap detak adalah jalur kisah
Menaiki sepeda perasaan…
Syair Menyambut Bulan Ramadan: Karya Mohd. Nasir
Assalamu'alaikum ucapan salam
Puja dan puji junjungan alam
Dialah pencipta siang dan…
Sepanjang Jalan Purwodadi Lakbok: Puisi Sri M Sukmayati
Langkah kaki lewati jalan Jelat
Terasa telat dan lambat
Sejauh mata memandang
Hamparan…
Bisikan Hati: Puisi Joyce Arifin
dada tak mampu menampung beban,
isi kepala hilang arah
ke mana harus aku tuangkan.…
Rumah Ibu dan Tuhannya : Puisi Zainul Dakwah Arabi
Rumah Ibu dan Tuhannya : Puisi Zainul Dakwah Arabi