Kehidupanmu seperti angin yang datang,
Menyentuh lembut, lalu hilang tanpa jejak.
Namun setiap desah napasmu,
Tertinggal di setiap sudut hati yang rapuh.
Waktu tak akan pernah bisa memadamkan,
Cahaya yang kau beri sepanjang perjalanan.
Meski tubuhmu telah kembali ke tanah,
Namun jiwamu tetap ada di setiap doa kami.
Selamat jalan H, wahai yang telah pergi,
Jejakmu tak akan sirna oleh waktu.
Kami akan terus mengenangmu,
Dalam pelukan kenangan yang tak terhapuskan.
Pekanbaru, 11 Maret 2025
Zahra Putri Maharani, lahir di Boncah Kesuma, 15 April 2004. Ia adalah seorang mahasiswi semester VI program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Islam Riau (UIR). Ia memiliki ketertarikan terhadap dunia bahasa dan sastra. Berkat dukungan dan arahan dosennya, Bu Dr Wilda Srihastuty Handayani Piliang, S.Pd., M.Pd. ia bisa belajar puisi di bawah bimbingan penyair Muhammad Asqalani eNeSTe. Aktif di kelas Asqa Imagination School (AIS). IG: @zhraa.pm__