Kategori Pencarian
Puisi
Besi Tua Ayah | Puisi : Gustri
BESI TUA AYAH
Aku ingin menceritakan apa yang mampu aku rasakan
Ketika kekasih!-->!-->!-->!-->!-->…
Zikir Sang Pejalan | Puisi : Siti Zulbaidah
ZIKIR SANG PEJALAN
Di sini sewindu terasa sehari
Menikmati pesona Ilahi
Menatap!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Di Ujung Perjalanan | Puisi : Wirdayane
DI UJUNG PERJALANAN
Jalan-jalan berkubang
Penuh dengan lumpur terbentang
Kini!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Rehat | Puisi : Mya Malyssa
REHAT
Aku hanya ingin berdua saja dengan malam,
Menghabiskan sisa penat seharian,
!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Sebatas Kata | Puisi : Yudi Muchtar
SEBATAS KATA
Dimusim apa kau tidak meratapi dirimu sendiri? Sedangkan langitmu tak!-->!-->!-->…
Terbitlah Kama | Puisi-Puisi Mahadir Mohammed
TERBITLAH KAMA
Aku bukan seorang pujangga dewana
Yang tetap tabah setelah kau raba
!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Menggenggam Waktu | Puisi : Tina Murdiati
MENGGENGGAM WAKTU
Detak pada detik jarum jam
Menyelinap senyap
Kerap tak!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Puspa | Puisi : Qonitah Rifda Zahirah
PUSPA
Sepucuk puspa dimakan waktu berbuah mekar
Bersembunyi di balik tabir!-->!-->!-->!-->!-->…
Gerimis Awal Tahun | Puisi : Husnu Abadi
GERIMIS AWAL TAHUN
/pro Aman
Hari ini awal tahun
kubaca sebuah!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Cakrabuana | Puisi : Jamal Wahab
CAKRABUANA
Semesta berdialog dengan aksara
Menciptakan cakrabuana
Siluet!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Di Karet, Menyusul Chairil | Puisi-Puisi Rian Kurniawan Harahap
DI KARET, MENYUSUL CHAIRIL
Menjelang petang Tanah jadi merah saga
Petasan meledak!-->!-->!-->!-->!-->…
Kepulangan Matamu | Puisi-Puisi Cipta Al Zafif
KEPULANGAN MATAMU
Di pulang matamuku rangkai rindudari pecahan biruyang akan abadi!-->!-->!-->…
Satu Dasawarsa | Puisi : Nurhasanah
SATU DASAWARSA
Satu dasawarsa telah berlalu
Rasanya seperti angin yang bertiup!-->!-->!-->!-->!-->…
Jingga Yang Merona | Puisi : Qonitah Rifda Zahirah
JINGGA YANG MERONA
Cakrawala berwarna jingga kala kutapakkan kaki di anjungan itu
!-->!-->!-->!-->!-->…
Lelaki Penghitung Sangkakala | Puisi : Gustri Yulia
LELAKI PENGHITUNG SANGKALA
Aku masih meniti masa
Hampa di tengah lelehan doa
!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…