Kategori Pencarian
Puisi
Puisi Nasihat Diri : Matahari, Karya Musa Ismail
NASIHAT DIRI: MatahariPuisi karya Musa Ismail
Bismillah, Aku!-->!-->!-->!-->!-->…
Puisi : 1. Renjis Dosa, 2. Kita Memang tak Pernah Tahu, Karya Bambang Kariyawan, Ys
RENJIS DOSA
Karena senja terlalu jingga untuk kukenangMaka aku pun terlena dalam!-->!-->!-->!-->!-->…
Puisi : 1. Ziarah Mina, 2. Rumah Hitam, Karya Husnu Abadi
ZIARAH MINASetiap tahun Lautan manusiaMelontar tiga tiangAda setan di dalamnyaSetiap!-->…
Riau Extravaganza | Puisi : Karya Fakhrunnas MA Jabbar
Riau Extravaganza
sudah kuriau/riaukan riaukuagar riau/seriau-riaukalau tak!-->!-->!-->…
Puisi Religi : 1. Ka’bah 2. Aqso, Karya Bambang Kariyawan Ys
Puisi ReligiKA'BAH
Kota yang dulu lebam kini telah menjulang cahaya Waktu memuncak!-->!-->!-->!-->!-->…
Hujan di Kebun Apel | Puisi Nasihat Diri : Musa Ismail
NASIHAT DIRI: Hujan di Kebun ApelSajak karya Musa Ismail
Bismillah, Hujan!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Rindu Kota Tinggi | Puisi : Husnu Abadi
RINDU KOTA TINGGI
Akhirnya aku sampai di siniBersama kerinduan zaman ke!-->!-->!-->…
Puisi : 1. Ahad Pagi 2. Purnama di Lereng Gunung Karya Wanto Tirta
Wanto Tirta AHAD PAGI
ahad pagi yang Kau suguhkan menawarkan berjuta harapan!-->!-->!-->!-->!-->…
Maukah Kau Jadi Kupu-Kupuku Walau Semalam Saja | Puisi : Fakhrunnas MA Jabbar
Judul Puisi : Maukah kau jadi Kupu-kupuku walau semalam sajaKarya : Fakhrunnas MA!-->…
Puisi : 1. Jalan Sunyi 2. Bukit Kerikil di Lundang Malang, Karya Musa Ismail
Biodata Musa Ismail Musa Ismail dilahirkan di Pulau Buru Karimun, 14 Maret 1971.!-->!-->!-->…
Puisi : 1. Lelaki Diantara Daun Jagung. 2. Membaca Benteng Karya Wanto Tirta
Wanto Tirta
Lahir dan menetap di Desa Kracak Ajibarang
Email : wantotirta@gmail.com!-->!-->!-->…
Puisi : 1. Tepi bio 2. Manobang, Karya Kunni Masrohanti
"KOTAU" Tepi Bio
menunggu terang arah ke hulu mencari kemumu mancagh yang jatuh ke!-->!-->!-->…
Orang Gila | Puisi : Alaidin Koto
ORANG GILA
Sepertinya enak jadi orang gilaDi mana hausMinum sajaDi mana laparMakan!-->!-->!-->…
Wahai Pahlawan | Puisi : Alaidin Koto
WAHAI PAHLAWAN
Di subuh yang dingin inikukenang kembali dirimuDi nyanyian burung pagi!-->!-->!-->…
Jolang Tidu | Puisi : Kunni Masrohanti
JOLANG TIDU
malam diludai sudah pun menjelanganak-anak pulangsepanjang siang deras!-->!-->!-->…