Duka September: Puisi Lalik Kongkar

29
Sumber: Pinterest

Di bawah langit yang pelan berebah
September datang mengurai resah
Kemarau menyisa hangat di dada
Menanti hujan membilas purna

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Dedaunan jingga mulai berbisik
Menyapa angin yang teduh membisik
Setiap detik yang gugur perlahan
Adalah jejak dari kenangan

September, kau jeda di pertengahan
Tempat rindu dan harap bertautan
Meski musim perlahan berganti
Doa yang tenang tetap di hati

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan

1 Komentar
  1. Maria Magdalena Iin S mengatakan

    Wah..keren-keren puisinya🤗🙏